Kolomdata.id — Jakarta – Gelandang Dewa United Banten FC, Taisei Marukawa, memastikan dirinya tengah menjalani proses naturalisasi untuk menjadi warga negara Indonesia. Pemain asal Jepang itu telah menyerahkan dokumen yang menjadi persyaratan dan kini menunggu persetujuan dari pihak terkait.

Pernyataan tersebut dirilis melalui kanal resmi Dewa United Arena, Senin, 5 Oktober 2026. Marukawa mengaku belum bisa menguraikan tahapan yang sedang dijalaninya secara terperinci, tetapi memastikan proses itu masih berjalan. Menurut dia, seluruh berkas yang dibutuhkan sudah diserahkan dan sekarang tinggal menunggu keputusan dari pihak yang berwenang. Ia memilih tidak berspekulasi mengenai kapan proses tersebut selesai.

Keputusan menempuh jalur naturalisasi tidak lepas dari pengalamannya selama berkarier di Indonesia. Marukawa menyebut sudah tinggal di Tanah Air selama lima tahun dan mengaku jatuh cinta pada kehidupan di sini. Keramahan masyarakat disebutnya sebagai salah satu hal yang paling membuatnya betah. Pengalaman selama bermain di kompetisi nasional membuatnya tidak hanya mengenal Indonesia sebagai tempat bekerja, tetapi juga sebagai negara yang terasa dekat dan nyaman.

Dari proses itu muncul satu target besar. Marukawa mengatakan impian terbesarnya adalah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia. Bermain untuk Indonesia, menurut pemain berusia 29 tahun tersebut, akan menjadi kehormatan yang besar bagi dirinya. Ia juga mengaku menyukai kebaikan dan keramahan masyarakat Indonesia. Sampai sekarang, pemain bernomor punggung 11 itu masih berstatus warga negara Jepang.

Marukawa merupakan gelandang serang yang memperkuat Dewa United di BRI Super League 2026/2027. Klub yang berbasis di Tangerang, Banten, itu dikenal dengan julukan Tangsel Warriors. Ia termasuk pemain asing yang sudah cukup lama berkiprah di sepak bola nasional sehingga dinilai mengenal karakter pertandingan di Indonesia. Posisinya sebagai pengatur serangan membuatnya menjadi salah satu pemain yang diperhitungkan di klubnya.

Sejumlah pesepak bola asing memang menempuh jalur naturalisasi dalam beberapa tahun terakhir untuk memperkuat tim nasional. Prosesnya menuntut pemenuhan syarat administratif, termasuk masa tinggal di Indonesia, serta persetujuan dari instansi yang berwenang. Indonesia juga menganut asas kewarganegaraan tunggal bagi orang dewasa, sehingga pemain yang dinaturalisasi umumnya harus melepas status kewarganegaraan asalnya. Marukawa menegaskan dirinya tidak ingin mendahului tahapan itu dan memilih menunggu keputusan resmi.

Bila prosesnya rampung, Marukawa berpeluang menambah opsi di lini tengah tim nasional pada agenda-agenda berikutnya. Kehadirannya dinilai bisa memperkaya pilihan pelatih, terutama karena ia sudah terbiasa dengan ritme kompetisi dalam negeri. Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu juga disebut memiliki visi permainan dan kemampuan membangun serangan dari lini kedua. Namun, seluruh tahapan masih berjalan dan hasilnya belum bisa dipastikan. Yang jelas, sang pemain menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan proses naturalisasi dan berharap bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia suatu hari nanti.

Sumber: Fajar.co.id