KolomData.id – Makassar – Universitas Indonesia Timur (UIT) resmi mengukuhkan jajaran kepemimpinan baru untuk masa bakti 2026-2030 dalam sebuah prosesi seremonial di Makassar. Pada kepengurusan tersebut, Dr. Ir. Affandy Agusman Aris kembali mengemban amanah sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Inovasi. Pengukuhan ini menandai dimulainya babak baru tata kelola kampus, dengan sejumlah posisi strategis diisi kembali untuk mengawal agenda pengembangan institusi selama empat tahun ke depan.
Affandy Agusman Aris bukan nama baru di lingkungan UIT. Akademisi multigelar itu dikenal aktif sebagai narasumber nasional pada berbagai forum penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk di kawasan timur Indonesia. Rekam jejak tersebut membuatnya dipercaya kembali menempati posisi yang secara langsung bersinggungan dengan perluasan jejaring kampus.
Posisi Wakil Rektor IV di UIT membidangi pengembangan kerja sama antarlembaga serta inovasi kampus. Fokus utamanya adalah memperluas jejaring strategis dengan dunia industri, lembaga pemerintah, dan perguruan tinggi lain. Langkah ini dinilai penting agar relevansi lulusan semakin terjaga, sejalan dengan kebutuhan pasar kerja dan dinamika yang berkembang di daerah.
Pengukuhan kepemimpinan baru ini menjadi bagian dari penyegaran tata kelola kampus. Sebelumnya, UIT dipimpin Rektor Prof. Syamsir Dewang yang mendorong penguatan tata kelola, digitalisasi layanan akademik, dan pembukaan program studi strategis. Sejumlah kebijakan tersebut menjadi fondasi yang kini dilanjutkan oleh komposisi kepengurusan baru.
Dengan komposisi baru, UIT menargetkan akselerasi inovasi serta penguatan kolaborasi eksternal sebagai penopang peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi pada empat tahun ke depan. Tridharma perguruan tinggi sendiri mencakup tiga pilar utama, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Ketiganya menjadi indikator utama kinerja sebuah kampus.
Perpaduan antara penyegaran tata kelola dan penguatan jejaring eksternal menjadi arah yang ingin ditempuh UIT dalam periode kepemimpinan kali ini. Langkah lanjutan yang diharapkan adalah percepatan inovasi di lingkungan kampus, seiring dengan terbukanya kerja sama yang lebih luas dengan berbagai mitra di luar institusi.
Pengukuhan ini sekaligus menegaskan posisi UIT sebagai salah satu perguruan tinggi di Makassar yang terus berbenah. Dengan masa bakti yang berjalan hingga 2030, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga kesinambungan program sekaligus menghadirkan terobosan yang relevan bagi kebutuhan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Sumber: Harian Fajar
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan