Kolomdata.id – Tangerang – Perjalanan Commuter Line rute Tangerang-Duri pulang pergi (PP) serta Commuter Line Bandara Soekarno Hatta (Basoetta) mengalami keterlambatan pada Senin pagi, 21 September. Gangguan tersebut diduga kuat akibat aksi vandalisme yang menyasar perangkat persinyalan di antara Stasiun Batu Ceper dan Bandara Soekarno Hatta. Kabar ini disampaikan langsung oleh KAI Commuter Line melalui akun resmi X pada pukul 06.38 WIB.

Akibat kerusakan pada perangkat persinyalan itu, pola perjalanan Commuter Line di kawasan tersebut berubah. Kereta yang melintas harus mengalami pergantian jalur masuk dan keluar Stasiun. Kondisi ini otomatis memperlambat waktu tempuh serta mengacaukan jadwal yang sudah ditetapkan bagi para pengguna jasa kereta commuter tersebut.

Pihak KAI Commuter Line menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Mereka menegaskan bahwa indikasi vandalisme menjadi penyebab utama gangguan operasional yang terjadi di lintas Tangerang-Duri PP maupun Basoetta pagi itu. Perangkat persinyalan merupakan komponen vital dalam sistem perkeretaapian karena berfungsi mengatur jalur dan mencegah terjadinya tabrakan antar kereta.

Dalam keterangan resminya, KAI Commuter Line mengimbau para pengguna untuk senantiasa mengikuti arahan serta informasi yang diberikan oleh petugas di lapangan. Menurut mereka, pembaruan informasi akan terus dilakukan seiring dengan perkembangan situasi di lokasi kejadian. Langkah ini diambil agar penumpang tetap mendapat panduan yang jelas selama gangguan berlangsung.

KAI Commuter Line juga memberikan jaminan bagi penumpang yang mengalami keterlambatan. Penumpang dapat memperoleh surat keterlambatan dengan cara menemui petugas Passenger Service atau Customer Service di stasiun tujuan. Surat tersebut bisa didapatkan apabila keterlambatan yang dialami melebihi 15 menit akibat gangguan operasional perjalanan Commuter Line. Kebijakan ini berlaku sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap penumpang yang terdampak.

Stasiun Batu Ceper sendiri merupakan salah satu titik penting dalam jaringan Commuter Line di wilayah Tangerang. Stasiun ini menghubungkan jalur menuju Duri dengan jalur khusus menuju Bandara Soekarno Hatta. Gangguan pada perangkat persinyalan di segmen tersebut berdampak langsung pada dua layanan sekaligus, yakni rute Tangerang-Duri PP dan rute bandara, sehingga penumpang dari kedua arah merasakan imbasnya.

Hingga keterangan terakhir yang diperbarui KAI Commuter Line, petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Perusahaan menegaskan akan terus memberikan kabar terbaru kepada publik mengenai perkembangan situasi. Para pengguna diharapkan tetap tenang dan memantau informasi resmi dari kanal komunikasi KAI Commuter Line agar perjalanan mereka dapat disesuaikan dengan kondisi terkini.

Aksi vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian bukan kali pertama terjadi dan selalu berpotensi mengganggu keselamatan serta ketepatan waktu perjalanan. Kerusakan pada perangkat persinyalan tidak hanya merugikan operator, tetapi juga berdampak langsung pada ribuan penumpang yang bergantung pada layanan Commuter Line setiap harinya. Karena itu, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga fasilitas umum demi kelancaran transportasi bersama.

Sumber: CNN Indonesia