Kolomdata.id — Erwin R Sandi menggunakan PT Malili Suplai Utama sebagai perusahaan penyedia ambulance desa. Perusahaan ini, didirikan pada bulan Januari 2026.
Erwin R Sandi, menjabat sebagai Komisaris Utama di perusahaan ini. Direkturnya, Armin Djafar. Seorang laki-laki yang tinggal di Kota Makassar.
Armin Djafar terlibat di perusahaan ini setelah Erwin R Sandi menghubunginya di awal tahun 2026, melalui via telepon. Erwin R Sandi meminta Armin Djafar menjabat sebagai Direktur.
Kata Erwin kepada Armin Djafar saat itu, proyek pengadaan ambulance desa di wilayah pemberdayaan masyarakat PT Vale Indonesia diberikan kepadanya. Hanya butuh perusahaan, selaku vendor.
Armin Djafar yang dijanjikan fee dari keuntungan pengadaan unit pun setuju namanya digunakan sebagai direktur utama. Dan tak berselang lama, Armin Djafar ke Malili, Kabupaten Luwu Timur untuk membuat akta notaris.
Perusahaan selesai. Armin Djafar kemudian menandatangani perjanjian kontrak di PT Vale Indonesia. “Hanya itu saja. Pencairan anggaran dan lainnya, saya tidak pernah terlibat sama sekali. Ini yang mau saya tanyakan ke pihak bank,” kata Armin Djafar kepada kolomdata.id, Selasa, 12 Mei 2026.
Armin Djafar mulai keberatan setelah pengadaan ambulance desa menggunakan dana CSR PT Vale bermasalah. Namanya rusak. “Ini sudah merusak nama baik saya. Insyaallah, Selasa atau Rabu saya ke Malili,” ungkapnya.
Armin Djafar juga sudah lose contact dengan Erwin R Sandi. Ia tak bisa menghubungi nomor telepon yang digunakan Erwin saat menghubunginya pertama kali.
Berdasarkan data yang dihimpun kolomdata.id, Erwin R Sandi mengumpulkan para kepala desa di Kota Palopo setelah mendapatkan SPK (Surat Perintah Kerja). Sebagai orang dekat Bupati Luwu Timur, ia berhasil menundukkan para kepala desa.
Uang CSR dari PT Vale ke rekening Desa ini kemudian ditransfer ke rekening perusahaan PT Malili Suplai Utama. Ada 24 kepala desa yang sudah mentransfer uang. Masing-masing Rp 250 juta. Totalnya Rp 6 miliar.
Dari 26 unit mobil ambulance, hanya 5 unit ambulance yang datang ke Malili. Sisanya 21 unit tidak ada sama sekali. Erwin R Sandi hanya membuat PO di dealer Daihatsu Serpong, Tangerang pada tanggal 3 Februari 2026.
Erwin menggunakan jasa sales cantik asal Makassar untuk pengadaan 26 unit ini. Katanya, biar murah dan pengurusan lancar jaya. Sayangnya, hingga waktu yang ditentukan, mobil ambulance justru tak ada.
Fakta-faktanya, baca berita sebelumnya yang telah diterbitkan kolomdata.id dengan judul berita Erwin R Sandi Bohong, Ini Fakta-Fakta Pengadaan 26 Unit Ambulance CSR PT Vale. (*)

Tinggalkan Balasan