Penghargaan bergengsi di ajang Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2025 yang digelar di Bangkok berhasil diraih PT Vale Indonesia. Pengakuan internasional ini tidak lepas dari keberhasilan program agrowisata nanas bernama Ponda’ta yang berlokasi di wilayah pegunungan Gunung Tabor, Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Perusahaan tambang nikel yang menjadi bagian dari MIND ID ini membawa pulang dua kategori sekaligus, yakni Green Leadership dan Social Empowerment.
Kawasan yang berjarak sekitar 45 menit berkendara dari Kecamatan Malili, ibu kota Kabupaten Luwu Timur, kini menjadi bukti nyata transformasi lahan kritis. Area seluas 10 hektare yang sebelumnya tandus dan rawan longsor telah disulap menjadi perkebunan nanas produktif dengan total 26 ribu pohon. Upaya perbaikan kualitas tanah dilakukan dengan menaikkan pH dari angka 3 menjadi 6,5, yang berdampak signifikan pada penurunan kasus kebakaran hutan hingga mencapai nol sejak pertengahan tahun 2023.
Keterlibatan masyarakat setempat menjadi pilar utama program ini. Tidak kurang dari 105 orang tergabung dalam kelompok tani binaan PT Vale, dengan komposisi anggota yang meliputi perempuan kepala keluarga, janda, serta warga lanjut usia. Mereka tidak hanya bertani, tetapi juga mengembangkan lima produk olahan bernilai tambah seperti keripik, sirup, sambal asin, selai, dan permen toffee. Keberadaan agrowisata ini pun membuka akses kolaborasi dengan dinas koperasi, dinas pertanian, serta potensi pariwisata lokal. Para pengunjung yang datang tidak hanya dimanjakan dengan panorama alam yang masih asri, tetapi juga dapat menyaksikan langsung proses budidaya nanas dari tahap penanaman bibit hingga pemanenan.
Seorang warga bernama Gilda, yang merupakan anggota Kelompok Pengelola Produk Turunan Nenas binaan PT Vale, menuturkan perubahan drastis dalam hidupnya. Ia yang sebelumnya hanya menjadi buruh panen dengan penghasilan tidak menentu kini mampu mengelola pengiriman produk dan mulai mempelajari pemasaran digital. Gilda mengaku masa depannya kini terasa lebih jelas dan penuh harapan. Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya masyarakat setempat tidak memiliki apa-apa, tetapi sekarang bukan hanya lahan yang berubah melainkan taraf hidup mereka ikut terangkat, karena mereka bisa menanam, menjual, dan mengelola hasil panen. Bagi Gilda, program ini bukan sekadar proyek melainkan harapan nyata bagi warga.
Endra Kusuma, Head of External Relations Vale Indonesia, menyampaikan bahwa penghargaan AREA 2025 ini merupakan buah dari kolaborasi erat antara perusahaan dan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan dampak besar yang tercipta ketika perusahaan mau mendengar dengan empati, bertindak dengan tanggung jawab, dan berkolaborasi secara tulus. Endra menegaskan bahwa semakin besar kapasitas perusahaan, semakin besar pula kewajiban untuk melayani kebutuhan hari ini sekaligus membangun masa depan yang lebih baik. Pencapaian di panggung AREA 2025 ini menurutnya bukan semata kemenangan perusahaan, melainkan bukti bahwa industri nikel Indonesia mampu menyelaraskan kebutuhan energi masa depan dunia dengan upaya pelindungan lingkungan dan keadilan sosial.
Dalam keterangannya lebih lanjut, Endra Kusuma mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis kolaborasi, sirkularitas, dan dampak nyata yang diusung program Ponda’ta serta pengelolaan slag nikel menjadi contoh nyata model industri tambang nasional yang inklusif, adil, dan ramah lingkungan. Keberhasilan meraih penghargaan Green Leadership sendiri ditopang oleh strategi perusahaan dalam mengelola limbah hasil smelting atau slag nikel yang mencapai hingga 100 persen dari total bijih yang diproses. Melalui serangkaian riset dan kerja sama lintas sektor, material tersebut kini dimanfaatkan sebagai bahan pendukung aktivitas pertambangan, termasuk untuk keperluan konstruksi seperti pembuatan beton dan paving blok. Langkah ini dinilai tidak hanya menjawab regulasi Kementerian Lingkungan Hidup RI, tetapi juga membuka peluang penerapan model ekonomi sirkular yang dapat direplikasi di tingkat nasional. AREA yang dikenal sebagai platform ESG paling prestisius di Asia memberikan apresiasi kepada perusahaan yang berhasil membuktikan integrasi nilai-nilai keberlanjutan dan kepemimpinan hijau. PT Vale Indonesia dinilai unggul dalam memadukan inovasi lingkungan dengan pemberdayaan komunitas masyarakat secara transformatif.

Tinggalkan Balasan