Kolomdata.id – Mempawah – Kasus dugaan pembakaran lahan yang melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah berinisial CNF terus bergulir. Polres Mempawah memastikan perkara ini kini sudah berada di tahap penyidikan. Peningkatan status itu disampaikan langsung oleh Kapolres Mempawah, AKBP Ade Chandra Capa Yanto, pada Senin (21/9).
Menurut Ade, tim laboratorium forensik (labfor) dikerahkan kembali untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan pada hari yang sama. Selain itu, CNF dijadwalkan menjalani pemeriksaan tambahan. Sejumlah saksi lain yang muncul dalam rekaman video juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Pemeriksaan awal sendiri sudah dilakukan terhadap CNF.
Ade menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, CNF memang membakar lahan miliknya. Namun, lahan tersebut sebelumnya sudah pernah terbakar. Sisa lahan itu kemudian dibersihkan dan dibakar lagi dengan tujuan membuka area tanam. Rencananya, lahan tersebut akan ditanami jagung dan sawit. Ade menegaskan bahwa pihaknya belum mengungkap secara rinci soal dugaan tindak pidana dalam perkara ini.
Peristiwa ini mencuat setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan CNF yang sedang berada di lokasi bersama sejumlah orang. Dalam video tersebut, CNF menyatakan bahwa lahan yang dibakar sebelumnya sudah pernah dilalap api. Ia lalu menyebut bahwa lahan itu akan dibakar kembali agar bisa ditanami sawit baru. Tidak hanya itu, ia juga menyebut akan menanam jagung di lahan tersebut.
Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat. Polisi juga belum menyampaikan apakah ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini. Ade hanya memastikan bahwa proses hukum terus berjalan sesuai prosedur. Pihaknya berjanji akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik.
Pembakaran lahan menjadi isu serius di Kalimantan Barat, terutama saat musim kemarau. Aktivitas membuka lahan dengan cara dibakar kerap memicu kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kabut asap. Kasus yang menjerat CNF ini menambah daftar panjang persoalan serupa di wilayah tersebut. Kepolisian diminta transparan dalam menangani perkara yang melibatkan pejabat publik ini.
Sumber: CNN Indonesia

Tinggalkan Balasan