Peringatan enam dasawarsa Partai Golkar yang jatuh pada Senin, 20 Oktober 2025, di Sekretariat DPD II Golkar Makassar di Jalan Lasinrang, menjadi panggung bagi Munafri Arifuddin untuk memaparkan ambisi politiknya. Pria yang karib disapa Appi tersebut, dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar, menyampaikan visi besar bahwa partainya harus mampu bersaing dan memenangkan kontestasi politik nasional pada 2029 mendatang. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak akan tercapai tanpa persiapan matang yang dimulai dari sekarang, mengingat tenggat waktu empat tahun menjelang pemilu bukanlah rentang yang panjang.
Sebelum masuk ke detail strategi, Appi lebih dulu memaparkan sederet kegiatan sosial yang telah dirangkai dalam perayaan ulang tahun partai berlambang pohon beringin tersebut. Berbagai aksi seperti pembagian paket sembako, pasar murah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis telah digelar secara berkala. Hal ini dinilai sebagai wujud nyata bahwa partai tidak hanya pandai beretorika, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Appi menekankan bahwa kerja-kerja sosial semacam ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari pengabdian kepada rakyat.
Dalam arahannya, Appi menjabarkan tiga prioritas utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh kader. Pertama, solidaritas partai harus dijaga dengan kekompakan yang dibuktikan melalui aksi nyata, bukan sekadar wacana. Ia mengingatkan bahwa konsolidasi internal tidak boleh berhenti dan harus berjalan berkesinambungan. Poin kedua menyangkut regenerasi kader, di mana ia meminta adanya penambahan anggota baru secara terukur setiap bulannya. Ia juga menekankan perlunya peta data politik yang akurat untuk mengidentifikasi titik-titik lemah perolehan suara serta wilayah yang harus dipertahankan. Terakhir, ia menggarisbawahi pentingnya menyusun strategi kemenangan jauh hari, bukan pada menit-menit terakhir menjelang pemungutan suara.
Mengenai capaian elektoral, Appi merujuk pada hasil Pemilu 2024 sebagai bukti nyata kekuatan mesin politik Golkar Makassar. Partainya berhasil mengirimkan enam kader ke DPRD Makassar dengan perolehan suara tertinggi di kota tersebut. Namun, ia tidak mau berpuas diri. Target berikutnya yang dipatok adalah merebut kursi pimpinan DPRD sekaligus menambah jumlah kursi fraksi pada pemilu mendatang. Ambisi ini, menurutnya, bukanlah hal yang mustahil jika seluruh elemen partai bekerja keras dan bergerak bersama.
Lebih jauh, Appi menegaskan bahwa eksistensi Golkar tidak boleh berhenti pada ranah politik praktis semata. Partai ini, lanjutnya, harus tampil sebagai solutor berbagai persoalan masyarakat. Program-program pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi kerakyatan disebutnya sebagai agenda yang wajib direalisasikan. Ia juga memerintahkan para kader untuk aktif dalam program berkelanjutan seperti pemberian beasiswa bagi anak-anak kader dan simpatisan yang kurang mampu namun berprestasi. Upaya menekan angka stunting di Makassar serta mengatasi pengangguran melalui program ekonomi produktif juga menjadi perhatian seriusnya.
Isu lingkungan pun tidak luput dari perhatian ketua DPD II yang satu ini. Appi meminta seluruh kader untuk menjadi pelopor dalam kebersihan kota dan turut mendukung gerakan lingkungan yang dicanangkan Pemerintah Kota Makassar. Ia menilai bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh semua pihak, termasuk partai politik.
Menutup rangkaian arahannya, Appi menyampaikan pesan moral yang tegas kepada seluruh kader yang hadir. Ia mengingatkan agar setiap orang menjaga etika dan semangat pengabdian dalam berpartai. Baginya, Partai Golkar adalah wadah pengabdian kepada masyarakat, bukan tempat untuk mencari keuntungan pribadi atau memburu proyek. Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk membersihkan citra partai dari praktik-praktik yang tidak sejalan dengan nilai-nilai perjuangan.

Tinggalkan Balasan