Muh Rafli Rasyid resmi memimpin Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Luwu Timur untuk masa bakti 2025-2026. Keputusan itu diambil dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di kantor Camat Mangkutana pada Minggu, 8 Juni 2025. Kegiatan tahunan tersebut berjalan dengan lancar dan penuh keteraturan, menandai suksesnya regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi kemahasiswaan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Timur, Amrullah Rasyid, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Kehadirannya bukan sekadar seremoni, melainkan membawa pesan simbolis yang mendalam. Ia menyerahkan bantuan berupa bibit pohon kepada pengurus baru IMM, sebuah pemberian yang sarat makna meski jumlahnya hanya 20 batang. Amrullah menegaskan bahwa angka tersebut tidak perlu dipersoalkan, karena yang jauh lebih penting adalah dampak jangka panjang yang bisa dihasilkan di kemudian hari.

Amrullah menyampaikan harapannya agar bibit-bibit tersebut dapat tumbuh subur dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Ia mengibaratkan organisasi IMM seperti pohon yang sedang bertumbuh—semakin besar, semakin banyak manfaat yang bisa diberikan. Ia pun berpesan agar bibit-bibit itu dirawat dengan sungguh-sungguh, karena dari perawatan yang baik itulah lahir hasil yang bermanfaat.

Apresiasi tinggi juga disampaikan Amrullah terhadap jalannya organisasi di IMM Kabupaten Luwu Timur. Menurutnya, terselenggaranya Muscab merupakan indikator bahwa roda organisasi berputar dengan sehat dan dinamis. Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi antara organisasi kemahasiswaan dengan pemerintah. Tema kolaborasi yang diusung dalam Muscab kali ini, lanjutnya, sejalan dengan realitas kepemimpinan modern yang lebih mengedepankan kerja sama daripada persaingan.

Di sisi lain, kepemimpinan Hayati pada periode 2024-2025 dinilai berhasil membawa banyak perubahan positif. Berbagai gebrakan telah dilakukan selama masa kepemimpinannya, mulai dari pendirian komisariat-komisariat baru di berbagai titik, hingga suksesnya penyelenggaraan kegiatan bakti sosial yang menyentuh langsung masyarakat. Capaian-capaian tersebut menjadi fondasi yang kuat bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet perjuangan.

Muh Rafli, sebagai ketua terpilih, menyampaikan harapannya agar ke depannya IMM semakin kokoh dalam bersinergi. Ia mengajak seluruh elemen organisasi Muhammadiyah untuk saling bergandengan tangan, mempererat tali silaturahmi, dan membangun kekuatan kolektif. Ia menutup sambutannya dengan salam khas organisasi, menegaskan komitmennya untuk membawa IMM menuju arah yang lebih progresif dan bermanfaat bagi semua pihak.