Menu

Mode Gelap
Dicecar Netizen, HM Siddiq BM : Terima Kasih Masyarakat Tana Luwu Hendak Melarikan Diri Ke Parepare, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Bermodus Alihkan Perhatian Penjual di Lutim  Kelurahan Bumi Harapan Punya Peta Wilayah Berkat Mahasiswa KKN-T Unhas, Dilengkapi Kode QR Juga HM Siddiq BM : Justru Saya Tak Ingin Pembentukan Luwu Tengah Terhambat, Kok Videonya Terpotong  Dukung Legalitas Usaha, KKN 115 Unhas Dampingi UMKM Terbitkan Sertifikasi Halal KKLR Tegaskan Provinsi Luwu Raya Sudah Final Secara Konseptual

Politik

Jelang Pilkades Ketua Bawaslu Dorong Pendidikan Politik di Tingkat Desa


					Ketua Bawaslu Lutim, Pawennari Perbesar

Ketua Bawaslu Lutim, Pawennari

Kolomdata.id — Pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa masih menunggu kebijakan Kemendagri atau Kepala Daerah. Menyiapkan ini, Bawaslu Lutim dorong pendidikan politik di tingkat desa.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur Pawennari, mengungkapkan saat ini Pemerintah Desa tengah memasuki jadwal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPD) untuk tahun 2026 sesuai dengan kalender pembangunan desa.

 

Saat yang sama juga khusus desa di Luwu Timur berada dalam transisi masa jabatan kepala desa pasca sebahagian kepala desa masa jabatannya telah berakhir karena genap 6 tahun sebelum putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang perpanjangan masa jabatan kepala desa.

 

“Akibat transisi ini, jabatan kepala desa dijabat oleh penjabat yang kewenangannya sama dengan pejabat definitif,” ungkap Pawennari, Senin (21/7/2025).

 

Ia menambahkan, masa transisi ini pula kemudian desa akan menyiapkan pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa dimana jadwal dan ketentuannya masih menunggu kebijakan oleh Kemendagri atau Kepala Daerah.

 

“Merespon kesiapan pemerintah desa dalam rangka pemilihan kepala desa yang akan datang, baiknya tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan tokoh perempuan ditingkat desa mendorong program pendidikan politik melalui mekanisme perencanaan pembangunan desa,” ucap Pawennari.

 

Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran politik masyarakat sejak dari desa.

 

“Bagi kami, langkah ini penting sebagai upaya membangun kesadaran politik masyarakat dari desa, yang implementatif secara langsung melalui mekanisme kontestasi politik demokratis ditingkat desa (Pemilihan Kepala Desa),” ujarnya.

 

Pawennari juga menuturkan Program pendidikan politik ditingkat desa yang juga dilaksanakan oleh desa itu sendiri, salurannya melalui mekanisme perencanaan pembangunan ditingkat desa dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari anggaran desa. (rls/*)

Baca Lainnya

Gerakan Rakyat Gowa Konsolidasi, Targetkan Penguatan Basis hingga Desa

2 Februari 2026 - 08:12 WITA

RMS Dikabarkan Mundur dari Nasdem, Bergabung ke PSI?

15 Januari 2026 - 13:29 WITA

Bawaslu Sulsel Satukan Persepsi Perencanaan Program

8 Januari 2026 - 16:51 WITA

84% Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

7 Januari 2026 - 13:52 WITA

KPU Makassar Bangun SInergi dengan Cabang Dinas Disdik Sulsel

6 Januari 2026 - 16:42 WITA

Trending di Politik