Kolomdata.id — Makassar – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sulawesi Selatan menyoroti persoalan distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. KNPI mendesak pemerintah, Pertamina, dan aparat penegak hukum memperkuat pengawasan serta menindak tegas pihak yang terbukti menimbun, menyalahgunakan, atau menyelundupkan BBM subsidi.
Menurut KNPI Sulsel, persoalan tidak cukup diselesaikan dengan penindakan terhadap pelaku di lapangan. Mereka meminta rantai distribusi ditelusuri hingga ke pihak yang diduga menyalurkan BBM subsidi ke kawasan industri, sebab praktik semacam itu dinilai merugikan masyarakat pengguna.
KNPI juga meminta Pertamina mengevaluasi pelayanan di SPBU yang dinilai lamban saat melayani antrean pembeli. Jika ditemukan pelanggaran, mereka menegaskan aparat penegak hukum tidak perlu ragu membongkar jaringan yang terlibat.
Antrean kendaraan untuk membeli BBM dan LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir masih terjadi di banyak daerah di Sulsel. Warga berharap pasokan kembali normal agar aktivitas harian dan roda ekonomi tidak terus terganggu.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan