Luwu Timur punya wajah baru dalam peta pembinaan bola basket. Sosok di baliknya adalah Janwar Nurzan, atau yang akrab disapa Jane. Baginya, kemenangan di lapangan bukanlah target utama saat ini—yang terpenting adalah menanamkan fondasi yang kuat bagi generasi penerus. Lewat Akademi Basket yang ia dirikan, Jane ingin memastikan bahwa bakat-bakat muda dari daerah ini tidak berhenti di level lokal.
Akademi yang ia bangun saat ini menampung 40 anak dari jenjang SD dan SMP. Sementara itu, para siswa SMA sudah ditangani langsung oleh klub-klub yang ada. Jane menegaskan bahwa proses pembinaan harus dimulai sejak usia dini. Ia bercita-cita agar atlet dari Luwu Timur suatu saat bisa menembus Porda bahkan PON. Untuk mewujudkannya, ia telah mendatangkan seorang pelatih profesional dan berencana menambah asisten pelatih yang semuanya berlisensi resmi.
Fathur Rahman, pemain muda yang pernah menjadi bagian dari DBL All-Star, adalah salah satu nama yang kini menangani akademi tersebut. Meski ada rencana mendatangkan pelatih lain dari Sorowako, Jane mengungkapkan bahwa kesepakatan itu gagal karena masalah kontrak yang tidak sesuai. Ia tetap berkomitmen menghadirkan pelatih-pelatih berkualitas untuk anak-anak didiknya.
Lelaki kelahiran Malili, 13 Januari 1987, ini menghabiskan masa remajanya di Makassar. Ia bersekolah di SMA Negeri 8 Makassar dan sudah jatuh cinta pada basket sejak muda. Setelah lulus, ia langsung mengasah kemampuan melatihnya. Menariknya, Jane tidak menempuh pendidikan di Fakultas Olahraga—ia justru mengambil jurusan di Fakultas Pertambangan Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar. Keputusan itu tidak menghalangi kariernya; ia malah sukses membangun bisnis di Samarinda, Kalimantan Barat.
Melalui PT Alur Jaya Indah Grup di Samarinda dan PT Tiga Putra Global (TPG) di Luwu Timur, Jane membuktikan diri sebagai pengusaha muda yang solid. Kiprahnya di dunia olahraga pun terus menanjak. Sebelum memimpin Perbasi, ia sukses menukangi klub Jetz Malili Basketball. Klub ini berhasil meraih juara pertama di ajang RBC Cup 2025 setelah mengalahkan tim UKSW di final yang digelar di Lapangan Basket Universitas Ciputra Makassar pada Minggu, 9 Februari 2025.
Kepercayaan untuk memimpin organisasi basket datang pada Mei 2025. Jane terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Perbasi Kabupaten Luwu Timur periode 2025-2029. Sejumlah program besar sudah disiapkan, termasuk dalam rangka menyambut Porprov Sulsel 2026. Rencananya, tahun ini Perbasi Lutim akan menggelar liga antar klub dan kecamatan, kompetisi antar sekolah tingkat SMP serta SMA, pelatihan wasit, dan pelatihan pelatih secara berkala. Semua ini diarahkan untuk membangun ekosistem basket yang sehat dan berkelanjutan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan