Malam itu, tepatnya Jumat (05/06/2026), gelaran Festival Musik HUT ke-23 Kabupaten Luwu Timur di Lapangan Andi Nyiwi, Malili, menjadi saksi penampilan memukau seorang remaja berbakat. Kalycia Alexandra Bela, keyboardis The Juragan’s Band, sukses menghipnotis penonton dengan alunan musik pop alternatif tanpa satu pun kesalahan. Penampilannya di hadapan publik berhasil membangkitkan semangat “Lutim Juara” yang menjadi tema wajib perayaan tersebut. Kegiatan yang digelar malam hari ini menghadirkan 19 band yang didominasi oleh para pelajar, sebagaimana dilaporkan oleh ketua panitia.

Sebelumnya, Bupati Irwan Bachri Syam dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara serta seluruh peserta yang terlibat. Menurutnya, eksistensi seni musik memiliki kekuatan untuk merekatkan kebersamaan masyarakat dan menjadi wahana strategis bagi pengembangan kreativitas kaum muda. Namun, ia juga menegaskan bahwa festival ini bukanlah sekadar ajang hiburan semata, melainkan sebuah ruang penting bagi generasi penerus untuk mengasah bakat, menumbuhkan daya cipta, serta memperkuat jalinan persaudaraan dalam suasana kebersamaan yang produktif.

Di sisi lain, sang keyboardis cilik yang akrab disapa Kal ini ternyata memiliki segudang prestasi yang luar biasa di usia semuda itu. Kalycia Alexandra Bela diketahui baru saja menuntaskan pendidikan tingkat menengah pertamanya di SMP YPS Singkole pada 3 Juni 2026. Bahkan, ia berhasil mencatatkan namanya sebagai lulusan terbaik dengan nilai rata-rata tertinggi mencapai 94,35 pada Ujian Satuan Pendidikan tahun ajaran 2025/2026. Setelah kelulusannya ini, ia berencana melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat SMA. Ia merupakan bagian dari personel The Juragan’s Band, sebuah grup musik pelajar yang berasal dari Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, yang seluruh anggotanya merupakan siswa-siswi SMP YPS Sorowako.

Kehebatan Kal rupanya tak berhenti pada kemampuan bermusiknya saja. Remaja perempuan ini juga memiliki penguasaan bahasa Inggris yang sangat baik, hingga mampu mengharumkan nama daerahnya di kancah internasional. Ia tercatat sebagai salah satu peserta dalam ajang prestisius Asia Youth Internasional Model United Nation 20th (AYIMUN 20th) yang digelar di Malaysia pada Januari 2026. Dalam forum internasional tersebut, Kalycia Alexandra Bela tampil percaya diri menyampaikan pidato sebagai delegasi Brazil di council UNDP dengan tema “Addressing Housing Crises in Urban Areas”. Penampilannya di ajang yang mengusung tema besar “Diplomacy in Distress: Strengthening The Word Through Crisis and Change” itu dilakukan pada 19 Januari 2026.

Bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh Kalycia Alexandra Bela tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah yang berjulukan Bumi Batara Guru ini. Sementara itu, Rizal Mujur yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Musik sekaligus Ketua Pelaksana Festival Band Luwu Timur, menyampaikan rasa syukur serta terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Ia mengakui bahwa dukungan pemerintah daerah telah membuka lebar kesempatan bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri melalui seni musik. Ia pun berharap agar masyarakat terus memberikan dukungan, sehingga ke depannya kegiatan serupa khususnya festival untuk pelajar dapat kembali digelar secara lebih rutin dan meriah.

Di tengah maraknya musisi papan atas seperti Yovie Widianto yang dikenal sebagai maestro pop dengan ciri khas permainan keyboard romantis di balik kesuksesan Kahitna, maupun Joey Alexander yang berhasil menembus nominasi Grammy sebagai pianis jazz muda asal Bali, kehadiran nama-nama baru seperti Kalycia Alexandra Bela di industri musik tanah air menjadi angin segar. Sosoknya membuktikan bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar yang siap bersaing di tingkat global, baik melalui jalur musik maupun prestasi akademik dan intelektual lainnya.