KolomData.id – Jakarta – Nama legenda Timnas Belanda dan Ajax Amsterdam, Frank de Boer, ramai dikait-kaitkan untuk melatih Timnas Indonesia. Ia santer dikabarkan bakal menjadi suksesor Patrick Kluivert yang diputus kontraknya usai gagal membawa Tim Garuda melenggang ke Piala Dunia 2026.

Kabar ini bukan sekadar rumor tanpa dasar. Frank de Boer disebut-sebut sebagai sosok yang dianggap cocok untuk memimpin Jay Idzes dan kolega di atas lapangan. Penilaian itu muncul seiring rekam jejaknya sebagai eks pelatih Inter Milan, klub yang juga pernah dibela Erick Thohir. Kedekatan keduanya saat bersama-sama di Nerazzuri pada 2016 lalu menjadi salah satu alasan nama Frank de Boer mencuat ke permukaan.

Yang membuat kabar ini semakin kuat, pakar transfer dunia Fabrizio Romano ikut membenarkannya. Romano menyematkan tanda “HERE WE GO” di media sosialnya, sebuah penanda yang menurut dunia transfer menunjukkan kecil kemungkinan kabar tersebut meleset.

Dalam cuitannya, Romano menulis bahwa Frank de Boer resmi menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia dengan menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2027. Ia juga menyebutkan, pria Belanda itu akan terbang ke Jakarta pada 24 Oktober besok.

Romano menambahkan bahwa Frank de Boer akan diperkenalkan kepada khalayak umum sebagai pelatih Timnas Indonesia yang baru. Menurutnya, Frank de Boer akan terbang ke Jakarta pada tanggal 24 Oktober 2025 dan akan diperkenalkan secara resmi oleh Federasi Sepak Bola Indonesia.

Jika benar terealisasi, kedatangan Frank de Boer menandai babak baru bagi Timnas Indonesia setelah era Patrick Kluivert berakhir. Federasi Sepak Bola Indonesia berada di posisi penentu untuk menyelesaikan proses pergantian pelatih ini dan menjalankan agenda perkenalan sesuai jadwal yang disebutkan.

Nama Frank de Boer memang tak asing bagi dunia sepak bola Eropa, khususnya Belanda. Latar belakangnya bersama Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda membuat penunjukannya, bila benar terjadi, menjadi salah satu pergerakan kepelatihan yang paling disorot. Sampai informasi terbaru ini beredar, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait selain yang disampaikan melalui akun pakar transfer tersebut.