KolomData.id – Makassar – PPP segera menentukan pengganti Imam Fauzan Amir Uskara sebagai Ketua DPW Sulsel. Proses pergantian itu akan diawali melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (22/12/2025) di Hotel Claro Makassar. Muswil ini menjadi pintu masuk bagi PPP Sulsel untuk menyusun kepengurusan baru pada periode berikutnya.

Imam Fauzan Amir Uskara menjelaskan, dalam Muswil nanti para peserta dan pemilik suara atau voters tidak langsung memilih ketua DPW. Mereka hanya akan menentukan formatur. Formatur inilah yang kemudian diberi mandat menyusun kepengurusan, termasuk menentukan siapa yang akan duduk sebagai Ketua DPW untuk periode berikutnya. Dengan skema itu, posisi ketua tidak otomatis jatuh ke tangan formatur terpilih.

“Jadi di Muswil nanti hanya akan menentukan formatur saja. Nah, ketuanya nanti boleh dari luar formatur etai yang memilih ya formatur itu,” kata Imam, Jumat (19/12/2025). Bendahara DPP PPP itu menegaskan, mekanisme tersebut sengaja dipakai agar penyusunan kepengurusan lebih fleksibel. Formatur diberi ruang menimbang siapa yang dinilai paling tepat memimpin PPP Sulsel.

Imam juga menyampaikan, dalam penentuan formatur, masing-masing pemilik suara akan mengusulkan enam nama. Nama-nama yang masuk kemudian disaring hingga menyisakan enam orang. Mereka yang memperoleh suara terbanyak akan ditetapkan sebagai formatur yang bertugas menyusun kepengurusan. Dari enam nama itu, keputusan akhir soal ketua DPW tetap berada di tangan para formatur.

“Jadi ketuanya bisa dari luar formatur. Makanya formatur itu belum tentu menjadi ketua juga, mereka lah yang akan memilih ketua dan menyusun kepengurusan,” lanjutnya. Karena itu, hasil Muswil tidak hanya menentukan siapa yang masuk formatur, tetapi juga membuka peluang bagi kader di luar formatur untuk memimpin DPW Sulsel. Formatur berperan sebagai penyusun struktur, bukan sekadar daftar calon ketua.

Imam berharap, kepengurusan berikutnya mampu membawa kemajuan bagi PPP di Sulsel. Menurut dia, kepemimpinan baru mesti berdampak pada perbaikan partai secara lebih luas. Harapan itu ia arahkan pula pada kontribusi terhadap perolehan suara PPP secara nasional. “Harapannya, siapa saja yang memimpin PPP nanti bisa membawa partai ini leih baik. Serta berkontribusi signifikan terhadap perolehan suara secara nasional,” harapnya.

Muswil di Hotel Claro Makassar dengan demikian menjadi tahap awal bagi PPP Sulsel menyiapkan kepengurusan baru. Tahapan dimulai dari pemilihan formatur, penyaringan nama, hingga penyusunan kepengurusan yang akan menentukan arah partai di daerah. Bagi PPP, hasil Muswil ini akan menjadi dasar kerja kepengurusan berikutnya dalam mengelola partai di Sulsel dan mendukung target perolehan suara secara nasional. (*)