KolomData.id – Wotu – Insiden kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Luwu Timur. Kali ini peristiwa itu menimpa permukiman warga di Dusun KAU, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu. Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025. Meski sorotan publik tengah tersedot pada bencana kebakaran di Sorowako, kejadian di Wotu ini tidak luput dari perhatian Pusdalops-PB BPBD Luwu Timur.
Data dari Pusdalops-PB BPBD Lutim mencatat ada dua unit rumah yang menjadi sasaran amukan si jago merah. Satu unit rumah dilaporkan terbakar habis, sementara satu unit lainnya hanya mengalami kerusakan ringan akibat rembetan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, dampak yang ditimbulkan tetap signifikan bagi penghuni rumah.
Sekretaris BPBD Lutim, Nasir Dj, menyatakan bahwa dari dua rumah yang terbakar, tercatat ada dua Kepala Keluarga (KK) dengan total 10 jiwa yang menjadi korban terdampak. Warga yang kehilangan tempat tinggal maupun mengalami kerusakan rumah kini harus bertahan dengan kondisi seadanya. Berdasarkan keterangan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran di Dusun KAU ini adalah korsleting listrik.
“Minggu, 31 Agustus 2025, insiden kebakaran di Dusun KAU Desa Lampenai. Ada dua KK dengan jumlah 10 jiwa yang jadi korban terdampak kebakaran. Penyebab kebakarannya diduga korsleting listrik,” kata Nasir Dj usai mengunjungi kediaman korban kebakaran, Senin, (01/09/25), seperti dikutip dari laporan Pusdalops-PB BPBD Lutim.
Menanggapi kejadian tersebut, Pusdalops-PB BPBD Lutim bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi para korban. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lutim, Damkar, Dinas Sosial, dan aparat pemerintah setempat dikerahkan untuk mendatangi lokasi. Kehadiran mereka tidak hanya untuk meninjau kondisi pascakebakaran, tetapi juga memastikan kebutuhan mendesak para korban dapat segera terpenuhi.
Bantuan yang diserahkan kepada korban kebakaran berupa kasur, bantal, dan sembako. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal. Nasir Dj berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dalam menghadapi masa-masa sulit setelah musibah.
“Semoga bisa meringankan beban korban kebakaran,” imbuh Nasir Dj saat menyerahkan bantuan tersebut.
Kepedulian terhadap korban kebakaran di Kecamatan Wotu ini menunjukkan bahwa penanganan bencana di Kabupaten Luwu Timur tidak terpusat pada satu titik saja. Pusdalops-PB BPBD Lutim tetap berupaya hadir di setiap lokasi bencana, meski perhatian masyarakat sedang terfokus pada peristiwa kebakaran di Sorowako. Langkah tanggap bencana ini menjadi bagian dari upaya perlindungan dan pemulihan bagi warga yang tertimpa musibah.

Tinggalkan Balasan