Pengakuan domino sebagai cabang olahraga resmi menjadi pintu masuk bagi Satlantas Polres Luwu Timur untuk mendekatkan diri dengan insan pers. Melalui ajang kompetisi yang digelar khusus untuk kalangan wartawan, terjalin kehangatan yang tidak terduga antara dua profesi yang sehari-harinya saling membutuhkan.
Sebanyak tiga puluh orang jurnalis ambil bagian dalam turnamen yang berpusat di Warkop Teduh, yang beralamat di Jalan Ki Hajar Dewantara, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Momen kebersamaan ini terlaksana pada hari Rabu, 20 Agustus 2025, dan menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kasat Lantas Polres Luwu Timur, Iptu Agusnawan, menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi aktif yang ditunjukkan oleh rekan-rekan media. Menurutnya, semangat yang ditampilkan para peserta membuktikan bahwa hubungan antara polisi dan wartawan bisa berjalan harmonis di luar konteks tugas formal. Lebih lanjut ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar tempat berkumpulnya sesama pewarta, melainkan juga sarana mempererat ikatan persaudaraan lintas institusi.
Usai sesi penyerahan hadiah kepada para pemenang, Iptu Agusnawan yang pernah menjabat sebagai Kanit Regident Polres Luwu Timur itu menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan. Ia menambahkan bahwa keterlibatan jurnalis sebagai mitra strategis kepolisian dalam merayakan hari bersejarah bangsa merupakan wujud sinergi yang patut diapresiasi. Turnamen ini diharapkan menjadi tradisi positif yang terus berlanjut di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan