Tiga tokoh asal Sulawesi Selatan berhasil membawa institusi yang mereka pimpin masuk ke jajaran sepuluh besar kementerian dengan penilaian kinerja tertinggi di bawah pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Mereka adalah Nasaruddin Umar yang menakhodai Kementerian Agama, Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian, serta Syafrie Syamsuddin yang memimpin Kementerian Pertahanan. Penilaian ini dihasilkan oleh IndoStrategi, sebuah lembaga riset independen, yang melakukan pengukuran terhadap seluruh kementerian dalam kurun waktu satu tahun masa jabatan pertama kabinet ini. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode purposive sampling yang berlangsung dari awal September hingga 13 Oktober 2025. Sebanyak 424 responden yang tersebar di 34 provinsi dilibatkan untuk menilai berbagai program dan capaian kementerian. Setiap responden dipilih dengan ketentuan khusus, yaitu berpendidikan minimal sarjana atau strata satu (S1) dan telah memiliki pekerjaan yang stabil.

Berdasarkan hasil pemeringkatan yang dirilis pada Sabtu (18/10/2025), posisi puncak ditempati oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor yang sangat baik, yakni 3,35. Di bawahnya, Kementerian Luar Negeri menyusul dengan skor 3,32. Menariknya, Kementerian Agama yang dipimpin oleh Nasaruddin Umar berhasil mengamankan posisi ketiga dengan perolehan skor 3,26. Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menyampaikan bahwa secara keseluruhan seluruh kementerian memperoleh skor yang masuk dalam kategori sedang. Meski begitu, ia menegaskan bahwa terdapat perbedaan nilai yang cukup signifikan antar kementerian, dan capaian tertinggi kembali diraih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam keterangan resmi yang diterima media pada hari yang sama dengan rilisnya hasil survei tersebut.

Untuk jajaran menteri asal Sulsel sendiri, Kementerian Pertanian yang dipegang oleh Andi Amran Sulaiman menempati peringkat keenam dengan skor 3,15. Sementara itu, Kementerian Pertahanan yang dikomandoi oleh Syafrie Syamsuddin berhasil menembus posisi kedelapan dengan skor 3,13. Posisi-posisi lain dalam daftar sepuluh besar diisi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di urutan keempat dengan skor 3,22, disusul Kementerian Keuangan di peringkat kelima dengan skor 3,21. Kementerian Dalam Negeri tercatat di urutan ketujuh dengan skor 3,14, Kementerian Kehutanan di posisi kesembilan dengan skor 3,08, dan Kementerian Investasi serta Hilirisasi yang berada di urutan kesepuluh dengan skor 3,0. Pencapaian ini menunjukkan bahwa berbagai program prioritas yang dijalankan oleh para menteri tersebut mendapat respons yang cukup positif dari publik, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan di masa mendatang. Keberhasilan ketiga putra daerah ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sulawesi Selatan.