Kolomdata.id — Sebanyak 512 peserta dari berbagai kalangan turut meramaikan ajang adu strategi dalam turnamen domino tingkat Kabupaten Luwu Timur. Event yang digelar di halaman Mapolres tersebut mempertemukan langsung warga dengan personel kepolisian dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Pembukaan resmi turnamen dilakukan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berpasangan dengan Ketua DPRD setempat, Ober Datte, pada Sabtu (21/06/25). Keduanya tak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga ikut mendongkrak total nilai hadiah yang diperebutkan hingga mencapai Rp 18 juta. Angka ini merupakan akumulasi dari sumbangan pribadi Irwan sebesar Rp 5 juta dan Ober sebesar Rp 3 juta, yang kemudian ditambah dengan dana hadiah utama senilai Rp 10 juta.

Menariknya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi mencari pemenang. Tujuan utamanya tak lain adalah mempererat jalinan silaturahmi antara aparat keamanan dan masyarakat sipil. Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa esensi kegiatan ini jauh lebih dalam dari sekadar nominal hadiah yang diperebutkan, melainkan tentang kebersamaan yang tumbuh di antara peserta.

Menurut penjelasan Kapolres Lutim, AKBP Zulkarnain, gelaran ini sengaja dirancang sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang ke-79 tahun. Ia menyebut momen tersebut menjadi sarana strategis untuk menumbuhkan kehangatan dan kerja sama dengan warga. Pihaknya ingin menghadirkan kesan bahwa polisi bukan hanya sosok penegak hukum yang kaku, melainkan juga sahabat yang bisa diajak berdiskusi dan bercanda.

Lewat meja-meja domino, interaksi antara warga dan polisi berlangsung cair. Banyak warga yang tak ragu berkomunikasi langsung, bahkan sebagian besar dari mereka sengaja memilih anggota kepolisian sebagai pasangan bermain. Suasana di lokasi turnamen pun diwarnai canda tawa serta semangat kompetitif yang sehat, mempertontonkan perpaduan antara ketegangan permainan dan keceriaan bersama.

Salah seorang peserta bernama Rahmat mengungkapkan kebahagiaannya bisa ambil bagian dalam event ini. Ia mengaku bahwa melalui turnamen inilah dirinya untuk pertama kalinya bisa berbincang santai dan akrab dengan anggota kepolisian, sesuatu yang sebelumnya tak pernah ia alami. Rahmat pun berharap kegiatan serupa bisa digelar di lain waktu agar hubungan antara publik dan institusi kepolisian makin erat, sambil tersenyum menambahkan bahwa ia siap berpartisipasi lagi jika turnamen diadakan kembali.