Perhelatan balap motor Pra Porprov Sulsel XVIII tahun 2025 telah usai digelar. Nasib baik masih menyertai pembalap asal Luwu Timur meski ia tidak mampu menuntaskan laga final. Meski gagal mencapai garis finis, tiket menuju Porprov Sulsel 2026 yang akan berlangsung di Wajo-Bone tetap menjadi miliknya.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Lutim, Hardiansyah, menyampaikan bahwa kabar kelolosan tersebut sebenarnya sudah disampaikan secara lisan. Namun demikian, pihaknya tetap menunggu pengumuman resmi dari juri agar segala sesuatunya menjadi jelas dan sah. Ia juga mengungkapkan bahwa IMI Sulsel akan merilis daftar resmi nama-nama pembalap yang berhak tampil di Porprov nanti.

Di kelas perorangan bebek 4T 150cc, total 16 pembalap bertanding di Sirkuit Atakkae, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sabtu (06/09/2025). Sebelumnya, empat atlet telah tersisih di babak penyisihan yang digelar Jumat (05/09/2025). Dalam laga puncak tersebut, pembalap Luwu Timur bernama Muh Syaki Syaiful tidak sanggup menyelesaikan balapan. Kondisi serupa dialami oleh Adrival Pratama Irwan dari Kabupaten Pangkep yang juga mengalami DNF atau gagal finis.

Dari keseluruhan peserta final, hanya 14 pembalap yang berhasil menuntaskan balapan sejauh 12 lap. Hasil akhir menempatkan pembalap Luwu Timur tersebut di peringkat ke-15, sedangkan wakil Pangkep harus puas berada di posisi paling buncit, yakni urutan ke-16. Kendati keduanya tidak menyelesaikan balapan, status mereka sebagai peserta Porprov Sulsel 2026 sudah dipastikan.

Sementara itu, untuk kategori beregu, Luwu Timur masih menanti keputusan final. Pada kelas ini, tiga grup dibuat, yakni A, B, dan C. Setiap grup dihuni oleh enam kabupaten/kota yang saling bersaing untuk memperebutkan posisi lima besar. Artinya, satu tim harus tersingkir dari masing-masing grup.

Di grup A, Luwu Timur berhadapan dengan Pare-Pare, Enrekang, Takalar, Pinrang, dan Tanah Toraja. Pada laga final beregu, para pembalap Luwu Timur berhasil menuntaskan balapan hingga finis. Akan tetapi, hasil resmi mengenai kelolosan mereka belum dipublikasikan. Beredar kabar yang menyebutkan bahwa Luwu Timur gagal melaju di grup beregu dan hanya mampu mengamankan tiket dari kelas perorangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tercatat 15 kabupaten/kota dipastikan lolos di kelas beregu. Mereka adalah Bulukumba, Luwu Utara, Barru, Wajo, Luwu, Makassar, Soppeng, Sidrap, Gowa, Pangkep, Pare-Pare, Enrekang, Takalar, Pinrang, dan Tanah Toraja. Adapun tiga daerah yang tidak berhasil melaju adalah Bantaeng, Maros, dan Luwu Timur.

Meski begitu, Hardiansyah mengaku tetap optimistis. Ia berharap dua pembalap andalannya, Muh Syaki Syaiful dan Muh Al Farel, tetap mendapatkan tempat di ajang Porprov Sulsel 2026. Ia meminta semua pihak untuk bersabar menunggu hasil resmi dan mempercayakan prosesnya kepada IMI Sulsel yang akan mengumumkan daftar pembalap yang lolos.