Parepare – Sebuah langkah maju dalam pelayanan publik di tingkat kelurahan kini diwujudkan melalui kehadiran website resmi Kelurahan Ujung Bulu. Inovasi ini digagas langsung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tengah bertugas di Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Kehadiran platform digital ini dinilai menjadi tonggak penting dalam modernisasi layanan administrasi di level kelurahan. Dengan adanya website tersebut, interaksi antara warga, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta perangkat kelurahan diharapkan menjadi jauh lebih mudah dan efisien.
Proses pengerjaan program inisiatif ini berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026. Tim mahasiswa yang terlibat memulai rangkaian kegiatan dengan menghimpun berbagai data dan informasi penting. Mulai dari dokumentasi potensi wilayah, data demografi, profil layanan publik, hingga informasi seputar aktivitas kemasyarakatan, semuanya dikumpulkan secara sistematis.
Muhammad Faiz Ihsan, selaku pencetus kegiatan, menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan serta wawancara yang dilakukan bersama aparat kelurahan dan sejumlah warga, ditemukan kendala umum yang dihadapi masyarakat. Mayoritas penduduk kesulitan mengakses layanan administrasi secara cepat dan akurat tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.
Lebih lanjut, Faiz mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen warga mengeluhkan hal serupa, yakni sulfinya memperoleh informasi secara efisien. Kondisi tersebut kerap menjadi penghambat utama dalam penyelesaian berbagai urusan administratif yang seharusnya bisa ditangani lebih praktis.
Dengan hadirnya media digital ini, Faiz meyakini akan terjadi peningkatan signifikan pada efisiensi pelayanan serta transparansi administrasi. Selain itu, potensi lokal yang dimiliki Kelurahan Ujung Bulu juga berpeluang besar untuk dikenal publik secara lebih luas melalui kanal informasi daring tersebut.
Lurah Ujung Bulu, Hasrah, turut menyampaikan harapannya. Ia berkeinginan agar situs web tersebut dapat berfungsi sebagai platform utama dalam penyebaran informasi, memberikan dukungan nyata bagi para pelaku UMKM setempat, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang lebih efektif antara warga dan pemerintah kelurahan. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam kesempatan terpisah pada Sabtu, 1 Februari 2026.

Tinggalkan Balasan