Kolomdata.id — Makassar – Masa purnabakti tidak lantas menghentikan pengabdian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel Iqbal Suhaeb. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyatakan keduanya akan kembali dilibatkan dalam roda pemerintahan sebagai tim ahli.
Rencana itu disampaikan Gubernur saat melepas masa purnabakti kedua pejabat di Makassar, Rabu (30/9/2026). Menurut Andi Sudirman, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan rekam jejak serta integritas keduanya selama menjalankan tugas di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Andi Sudirman menilai Jufri dan Iqbal memiliki rekam jejak yang kuat dan integritas selama mengemban amanah pemerintahan. Karena itu, dia berencana memanfaatkan pengalaman keduanya untuk menopang jalannya pembangunan serta pelayanan publik di Sulsel pada periode berikutnya. Selain itu, keterlibatan mantan pejabat dinilai membantu menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan di sejumlah organisasi perangkat daerah.
Jufri Rahman diketahui memimpin apel terakhirnya sebagai Sekda Sulsel sebelum memasuki masa purnabakti pada 1 Oktober 2026. Dalam momen tersebut dia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya menjalankan tugas. Jufri juga meminta maaf apabila selama masa pengabdiannya terdapat kekeliruan.
Dia menggambarkan perpisahannya bukan sekadar berakhirnya tugas, melainkan pamit sebagai sahabat. “Izinkan saya berbicara bukan sebagai Sekda, tapi sebagai sahabat yang berpamitan,” ujar Jufri Rahman. Gubernur menilai pengabdian Jufri yang berlangsung hampir empat dekade layak diapresiasi, termasuk perannya menjaga kesinambungan program pemerintahan provinsi dan menjadi penghubung antara Gubernur dan seluruh perangkat daerah.
Dalam struktur pemerintahan daerah, tim ahli biasanya berperan memberi pertimbangan teknis dan kebijakan kepada kepala daerah. Karena itu, pengalaman Jufri di birokrasi dan pemahaman Iqbal soal pelayanan publik dinilai relevan untuk membantu Gubernur menyusun langkah strategis, terutama pada tahap perencanaan program dan pengendalian anggaran di akhir masa jabatan.
Selain menyoroti pengabdian Jufri, Pemprov Sulsel turut mengapresiasi kinerja Iqbal Suhaeb yang selama ini menjabat Plt Kepala Dinas Dukcapil Sulsel. Iqbal dinilai berkontribusi pada percepatan pelayanan administrasi kependudukan, salah satu layanan yang paling sering bersinggungan langsung dengan masyarakat. Selama menjalankan tugas, dia juga terlibat dalam sejumlah agenda percepatan kepemilikan dokumen kependudukan di kabupaten dan kota.
Sejauh ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belum menetapkan pengganti definitif kursi Sekda. Sejumlah nama disebut berpeluang mengisi jabatan tersebut, di antaranya Andi Iqbal Nadjamuddin, Andi Winarno Eka Putra, dan Reza Faisal Saleh. Proses pengisian jabatan akan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Pemprov Sulsel, termasuk melalui pembahasan di tim penilai akhir jabatan pimpinan tinggi pratama.
Posisi Sekda memegang peran penting dalam mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah, menyusun kebijakan anggaran, hingga memastikan program prioritas Gubernur berjalan sesuai target. Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi dan sejumlah pejabat eselon II turut hadir dalam acara pelepasan purnabakti yang digelar di Makassar tersebut.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan