Dukungan penuh terhadap berbagai agenda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Luwu Timur datang dari institusi penegak hukum setempat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan insan pers dalam waktu dekat ini. Pernyataan sikap tersebut dikemukakan langsung oleh jajaran intelijen kejaksaan ketika menerima kunjungan silaturahmi pengurus pokja PWI di kantor mereka, Selasa (22/04/2026).

Deri F Rahman yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen menyambut hangat kedatangan rombongan wartawan tersebut di ruang kerjanya. Ia menegaskan bahwa pihaknya merasa senang dan tidak pernah menutup diri untuk mendukung berbagai inisiatif yang digagas oleh para jurnalis. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran informasi antara kejaksaan dan media merupakan langkah konstruktif yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Ia juga menambahkan bahwa publikasi dari rekan-rekan media selama ini sangat meringankan beban tugas kejaksaan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sebuah hal yang patut disyukuri dan diapresiasi.

Dalam pertemuan itu, tampak hadir sejumlah pengurus inti Pokja PWI Luwu Timur. Rudiansyah selaku ketua pokja menjadi pusat perhatian dalam perbincangan tersebut. Selain itu, jajaran pengurus lain yang turut hadir antara lain Nasrun Majid yang menjabat bendahara, Abdul Rahim selaku wakil sekretaris, serta Hasmin Syarif yang dipercaya sebagai wakil ketua. Rifal yang mengemban amanah sebagai sekretaris dan Mardin Dg Marala yang berstatus anggota juga terlihat hadir dalam forum diskusi tersebut.

Menanggapi sambutan positif dari Kejari, Rudiansyah menyampaikan pandangannya mengenai profesionalisme jurnalis. Ia menjelaskan bahwa menyajikan informasi merupakan tanggung jawab utama seorang pewarta, dengan sudut pandang yang tentu saja beragam sebagai wujud independensi pers. Rudiansyah juga melontarkan pujian terhadap kinerja Kejari Luwu Timur yang dinilainya sangat responsif terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan wartawan. Sikap terbuka dan tidak menghindar saat dimintai keterangan merupakan hal yang dinilai sangat positif oleh para jurnalis.

Terpisah dari hal tersebut, organisasi PWI Luwu Timur tengah mematangkan persiapan untuk menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang direncanakan berlangsung pada penghujung bulan April ini. Namun demikian, Rudiansyah tidak menampik adanya potensi penundaan apabila terdapat kendala teknis yang menghambat kelancaran acara, sehingga pelaksanaannya terpaksa diundur ke bulan Mei. Agenda besar selanjutnya setelah OKK adalah penyelenggaraan Konferensi PWI Kabupaten Luwu Timur yang dijadwalkan pada akhir Juni, tepatnya setelah Konferensi PWI Sulawesi Selatan selesai digelar.