Menu

Mode Gelap
Seragam Sekolah Gratis Dikomplain, Sudah Kekecilan PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan  Petani Tagih Realisasi Program Unggulan Pupuk Gratis Ibas-Puspa Forum Anak Butuh Perhatian, Mahading : Doakan Usulan Ini Bisa Masuk APBD 2027 Serap Aspirasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih Kepada HM Siddiq BM  Bermasalah? Kejari Lutim Diam-Diam Periksa Pejabat ULP dan PPK

News

Matano Belt Road, Jalan Lingkar Pesisir Danau Matano Bakal Dibangun Tahun Ini

badge-check


					Mentan RI, Amran Sulaiman bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri HUT Lutim Ke 22 Tahun. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam sesekali berdiskusi dengan Gubernur Sulsel. Perbesar

Mentan RI, Amran Sulaiman bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menghadiri HUT Lutim Ke 22 Tahun. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam sesekali berdiskusi dengan Gubernur Sulsel.

Kolomdata.id — Perbaikan infrastruktur jalan provinsi digenjot. Pemprov Sulsel menaruh perhatian di Lutim. Siap bangun jalan lingkar. Namanya, Matano Belt Road.

 

Rencana pembangunan Matano Belt Road, disampaikan langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menyampaikan sambutannya pada puncak perayaan HUT Lutim ke 22 Tahun di Lapangan Sport Center, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa, (20/05/25). Jalan lingkar ini katanya akses menuju pesisir danau Matano, dari Desa Ussu menuju Nuha.

 

“Saya tegaskan dan sudah koordinasi dengan PT Vale. Bahwa pembangunannya kami minta dimulai tahun ini. Dan kami minta itu ditembuskan,” kata adik Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman.

 

Selama ini bebernya, masyarakat menggunakan Pelni (jasa angkutan laut atau perairan) untuk menyebrang danau. Jika Matano Belt Road terbangun, maka akses darat bisa ditempuh masyarakat. Biayanya, lebih murah.

 

Sepanjang 25 kilometer sebut Andi Sudirman Sulaiman, jalanan akan dibangun. Mensukseskan-nya, telah dibentuk gugus tugas. Dimana tim gugus tugas di dalamnya ada dari Pemprov, Pemkab, dan Tim Pelaksana Galeri dari perusahaan.

 

“Kita akan bekerja sama dengan perusahaan perusahaan. Satu perusahaan satu tugas. Dua tugas, tiga tugas, empat tugas, lima tugas tergantung bupatinya. Gugus tugas ini kita bentuk kemarin pas hari Jumat saya tanda tangan. Sudah dilaksanakan,” ungkapnya.

 

Matano Belt Road tidak sekadar dibangun menggunakan uang negara. Tetapi juga menggunakan dana CSR (corporate social responsibility) dari perusahaan-perusahaan. (*)

Baca Lainnya

Oknum Sales Anak Perusahaan Japfa Group Diduga Jadi Dalang Monopoli Pasar

11 Februari 2026 - 07:00 WITA

Kasek SMAN 20 Makassar Bingung, Dua Siswanya Dilaporkan ke Polisi

10 Februari 2026 - 16:09 WITA

Komisi D DPRD Sulsel Telusuri Status Lahan PLTA Karebbe, Siap Turun ke Luwu Timur Usai Konsultasi di Kementerian dan BPN

2 Februari 2026 - 15:15 WITA

Smartwatch Farhan Gunawan Terdeteksi, Ada Harapan Kehidupan

19 Januari 2026 - 02:40 WITA

Tim Rescue Kesulitan Evakuasi Korban

18 Januari 2026 - 14:01 WITA

Trending di Hukum dan Kriminal