Polda Sulawesi Selatan kembali menjadi sorotan setelah Mabes Polri menerbitkan surat telegram resmi bernomor ST/2781A, ST/2781B, ST/2781C, dan ST/2781D/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Sebanyak 21 personel di lingkungan Polda Sulsel terkena dampak kebijakan rotasi dan mutasi jabatan yang diteken langsung oleh Kapolri. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kelembagaan dan memastikan efektivitas tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulsel.

Kombes Pol. Didik Supranoto, Kabid Humas Polda Sulsel, menegaskan bahwa perombakan jabatan ini merupakan dinamika yang wajar terjadi di internal Polri. Melalui pernyataannya pada Sabtu (20/12/2025), ia menjelaskan bahwa rotasi bertujuan untuk pembinaan karier serta penyegaran struktural demi meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik. Ia juga menyampaikan bahwa proses pergantian pejabat adalah mekanisme organisasi yang lazim ditempuh untuk menjaga organisasi tetap adaptif dan responsif terhadap tantangan di lapangan.

Di tengah pergantian tersebut, Didik mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi penipuan yang kerap memanfaatkan nama pejabat baru maupun lama. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku sebagai pejabat Polri dan meminta sesuatu. Jika menemukan indikasi kejanggalan, warga diminta segera menghubungi kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Dari daftar yang dirilis, sejumlah nama mencuat dalam surat telegram pertama (ST/2781A). Kombes Pol. Karisman yang sebelumnya menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel kini dipercaya mengisi posisi Kabagrenops Robinops Stamaops Polri. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Kombes Pol. Pria Budi, yang sebelumnya berstatus Analis Kebijakan Madya di Bidang Kurikulum Lemdik Polri. AKBP Arisandi yang semula Wadir Polairud Polda Sulsel dipromosikan menjadi Dirreskrimum Polda NTB, sementara jabatan Kapolres Sinjai yang ditinggalkan AKBP Harry Azhar Hasry kini diserahkan kepada AKBP Jamal Fathur Rakhman yang datang dari Kasubbid Paminal Bidpropam Polda Kepulauan Babel. AKBP Widi Setiawan, Kapolres Jeneponto sebelumnya, dipindahkan ke Lemdiklat Polri sebagai Kasubbaglog Setlem Sespim, dan posisinya digantikan oleh AKBP Haryo Basuki yang sebelumnya bertugas di Bidkeu Mabes Polri.

Gelombang mutasi kedua tertuang dalam ST/2781B. AKBP Ucuk Supriyadi yang menjabat Kabagwassidik Ditresnarkoba Polda Sulsel dipindahkan ke Bareskrim Polri sebagai Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tk. II. Sementara itu, AKBP Amri Yudhy Syamsualam Rama Wispha yang sebelumnya Wadirreskrimum Polda Sulsel kini menduduki kursi Dirresnarkoba Polda Sultra. Kombes Pol. Aris Haryanto yang semula Karo SDM Polda Sulsel dipindahkan ke Robinkar SSDM Polri sebagai Kabagkompeten, dan posisinya diambil alih oleh Kombes Pol. Adi Ferdian Saputra yang datang dari Polda Lampung. AKBP Benny Murjayanto yang sebelumnya mengepalai Bagpal Rolog Polda Sulsel kini dipercaya sebagai Dirreskrimum Polda Sulbar.

Surat telegram ketiga (ST/2781C) memuat pergeseran sejumlah pejabat penting. Kombes Pol. Ade Indrawan yang sebelumnya Kabidkum Polda Sulsel kini menjadi Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Madya Tk. II di Divkum Polri, sementara penggantinya adalah Kombes Pol. Hery Marwanto dari Polda Maluku. AKBP Andi Baso Rahman yang bertugas di Bidpropam Polda Sulsel dipindahkan ke STIK Lemdiklat Polri sebagai Dosen Kepolisian Madya Tk. III. AKBP Agustan yang semula menjabat Kasubbid BIA dan APK Bidkeu Polda Sulsel kini menjadi Kabidkeu Polda Sulbar. AKBP Dr. Muhammad Kadarislam Kasim yang sebelumnya Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Sulsel dipindahkan ke Divkum Polri sebagai Perancang Peraturan Kepolisian Madya Tk. III, sementara AKBP Osva yang sebelumnya di Rorena Polda Riau kini menjabat Dirres PPA dan PPO Polda Sulsel.

Terakhir, pada ST/2781D, Kombes Pol. Muhammad Ridwan kembali dipercaya memimpin Satuan Brimob Polda Sulsel melalui pengukuhan ulang. AKBP Martha Todingallo yang sebelumnya Penyidik Madya Ditreskrimsus kini mengemban tugas sebagai PS. Irbid Itwasda Polda Sulsel. Selain itu, AKBP Darianto yang semula menjabat Kasubdit Audit Ditpamobvit kini dialihtugaskan menjadi Kabagdalops Roops Polda Sulsel. Seluruh rangkaian mutasi ini menegaskan komitmen Polri dalam melakukan penyegaran organisasi secara berkelanjutan, sekaligus memastikan setiap jajaran siap menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.