Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, menjadi saksi dimulainya pengabdian mahasiswa Universitas Hasanuddin. Sebuah forum penting digelar pada Senin, 5 Agustus 2024, yang menjadi titik tolak bagi puluhan program inovatif yang dirancang untuk memberdayakan warga setempat.

Andi Fahmi,Koordinator KKN-T Gelombang 115 di kelurahan tersebut, menjelaskan bahwa seluruh agenda kerja yang dipaparkan bukanlah hasil asumsi semata. Sebaliknya, kata dia, setiap program lahir dari proses survei lapangan yang mendalam serta analisis kebutuhan riil masyarakat yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya. Dia menegaskan bahwa pihaknya sangat membuka lebar pintu bagi kritik dan masukan konstruktif dari warga agar apa yang mereka kerjakan benar-benar tepat sasaran dan tidak melenceng dari harapan.

Sebanyak sepuluh fokus utama menjadi prioritas tim. Dimulai dari pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk memperkuat legalitas UMKM, kemudian pengembangan Kebun Gizi sebagai garda depan pencegahan stunting. Tidak berhenti di situ, mahasiswa juga akan mengoptimalkan fitur Google Maps untuk promosi usaha kecil, mengolah sampah organik lewat budidaya maggot, serta melatih pelaku usaha dalam pencatatan keuangan digital. Program lain yang tak kalah penting meliputi bantuan sertifikasi halal, penyadaran hukum tentang hak anak melalui poster edukasi, pelatihan konten promosi dengan media sosial dan flyer digital, pengembangan website kelurahan, hingga penetapan batas dan pemetaan wilayah.

Suryadi, Kepala Kelurahan Bumi Harapan, memberikan sambutan yang hangat. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang tulus dan mengapresiasi langkah konkret yang diambil oleh para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mereka merupakan suntikan semangat bagi upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini terus diupayakan. Ia pun berharap semua rencana yang sudah dipaparkan dapat dieksekusi dengan mulus dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh warga.

Suasana seminar berjalan dinamis dan interaktif. Buktinya, sesi dialog dan tanya jawab berlangsung alot, di mana berbagai pertanyaan dan usulan dari para Ketua RT, RW, serta perangkat kelurahan mendapat tanggapan langsung dari tim mahasiswa. Saling bertukar pikiran ini menjadi indikator kuat bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat berjalan sehat, sebuah prasyarat penting agar semua tahapan KKN dapat dieksekusi dengan efektif dan efisien.

Dengan rampungnya agenda sosialisasi ini, seluruh rangkaian kegiatan KKN dijadwalkan berjalan sesuai rencana. Target utamanya jelas: memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama dalam aspek ekonomi kreatif dan kesehatan lingkungan di Kelurahan Bumi Harapan.