KolomData.id – Tana Toraja – Komunitas Gellu Toraya menggelar soft opening bertajuk Kopi Ma’ Gellu di pelataran Objek Wisata Buntu Sarira, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak sore hingga malam tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Festival Kebudayaan Karst Mountain Toraja.
Soft opening ini berlangsung di salah satu titik wisata yang memiliki panorama perbukitan karst di Tana Toraja. Buntu Sarira di Kecamatan Makale Utara dikenal memiliki panorama perbukitan karst dan menjadi salah satu daya tarik wisata di Tana Toraja. Kawasan itu kerap dipakai sebagai lokasi kegiatan seni dan budaya komunitas setempat.
Pemilihan Buntu Sarira sebagai lokasi kegiatan tidak lepas dari karakter kawasan tersebut. Perbukitan karst yang menjadi ciri Buntu Sarira menjadikannya ruang terbuka yang biasa dipakai untuk kegiatan komunitas. Karena itu, gelaran Kopi Ma’ Gellu ditempatkan di pelataran objek wisata tersebut, bukan di ruang tertutup.
Komunitas Gellu Toraya menyelenggarakan kegiatan ini sejak sore hingga malam. Rentang waktu tersebut memberi ruang bagi peserta untuk mengikuti rangkaian acara di lokasi yang sama. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya persiapan menuju Festival Kebudayaan Karst Mountain Toraja.
Soft opening Kopi Ma’ Gellu menjadi penanda persiapan menuju Festival Kebudayaan Karst Mountain Toraja yang mengangkat kekayaan alam dan budaya Tana Toraja. Festival itu menyoroti dua hal sekaligus, yakni bentang alam karst dan budaya masyarakat setempat. Karena itu, rangkaian penyambutannya digelar di kawasan yang memang memiliki lanskap karst.
Dalam konteks itu, Kopi Ma’ Gellu berfungsi sebagai tahap awal sebelum festival berlangsung. Soft opening biasanya dipakai untuk menguji kesiapan kegiatan sebelum pelaksanaan penuh. Kegiatan di Buntu Sarira pun menjadi bagian dari rangkaian menyambut festival tersebut.
Kegiatan ini memperlihatkan pola penyelenggaraan yang bertahap, dari soft opening menuju festival. Komunitas Gellu Toraya memulai rangkaian itu di Buntu Sarira, Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Toraja. Dengan begitu, Festival Kebudayaan Karst Mountain Toraja memiliki titik awal yang jelas di kawasan wisata karst tersebut.
Sumber: Harian Fajar

Tinggalkan Balasan