Kepastian langkah Skuat Garuda ke fase keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 akhirnya terwujud. Tiket tersebut diamankan melalui kemenangan tipis 1-0 yang diraih atas China dalam laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (5/6/2025). Gol tunggal yang lahir dari eksekusi penalti Ole Romeny di penghujung laga menjadi penentu tiga poin krusial bagi tim asuhan Patrick Kluivert.
Dengan tambahan tiga angka tersebut, posisi Indonesia di klasemen Grup C kian kokoh. Jepang memuncaki klasemen dengan koleksi 24 poin, disusul Australia 16 poin, Arab Saudi 13 poin, dan Indonesia sendiri berada di peringkat keempat dengan 12 poin. Sementara itu, Bahrain dan China tertahan di angka 6 poin. Konsekuensi dari hasil ini, Indonesia bersama Arab Saudi berhak melanjutkan perjuangan ke babak keempat, sedangkan Jepang dan Australia sudah memastikan tiket langsung menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Jalannya pertandingan sejatinya tidak mudah bagi tuan rumah. Sejak babak pertama, peluang demi peluang sudah tercipta di lini depan Indonesia. Sayangnya, tiga kesempatan emas yang berada di kaki Egi Maulana Fikri dan Ole Romeny gagal berbuah gol. Kegagalan konversi ini berlanjut di babak kedua. Pada menit ke-59, Egi kembali menyia-nyiakan peluang. Satu menit berselang, umpan terobosan yang dilepaskan Tom Haye juga gagal dimanfaatkan Egi karena sepakannya mampu diblok oleh barisan pertahanan China, yang kemudian berujung pada tendangan sudut.
Dari situasi sepakan pojok tersebut, bola justru jatuh ke penguasaan pemain China. Mereka pun langsung melancarkan tekanan ke lini belakang Indonesia. Peluang emas sempat didapat China di menit ke-66, namun upaya tersebut berhasil dipatahkan oleh solidnya pertahanan Skuat Garuda. Memasuki menit ke-78, serangan indah dibangun Indonesia. Umpan dari Beckam Putra mengarah ke Ole Romeny, namun sepakan pertamanya masih bisa dihalau oleh kiper lawan. Bola pantul kemudian disambar lagi oleh Romeny dengan kaki kiri, tetapi sayangnya arah bola masih melambung di atas sisi kanan gawang China.
Peluang lain pun hadir melalui umpan terobosan dari Rafael Struick yang mengirim bola kepada Verdong, tetapi kiper China lagi-lagi tampil sigap dengan menepis bola. Rentetan peluang yang gagal ini sempat membuat laga terasa menegangkan. Hingga akhirnya, di menit-menit akhir, sebuah hadiah penalti diberikan setelah pemain China melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Romeny yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang, memastikan tiga poin penuh tetap berada di tangan Indonesia hingga wasit meniup peluit panjang.

Tinggalkan Balasan