Kelurahan Bumi Harapan, yang berada di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare, kini menjadi lokasi intervensi digital bagi para pelaku usaha kecil. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Angkatan 115 menilai bahwa potensi pemasaran melalui platform digital belum tergarap maksimal di wilayah tersebut. Berangkat dari temuan itu, mereka meluncurkan program pemberdayaan UMKM yang berfokus pada optimalisasi Google Maps sebagai sarana promosi sekaligus penanda lokasi usaha.
Nurul Azizah Gusman, selaku penanggung jawab program, menuturkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempermudah konsumen menemukan produk atau jasa yang ditawarkan pelaku UMKM. Ia menegaskan bahwa keberadaan sebuah usaha di ruang digital menjadi fondasi penting untuk bertahan di tengah ketatnya kompetisi bisnis sekarang. Dengan kata lain, visibilitas online bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Data awal yang dihimpun mahasiswa menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang belum terdaftar di Google Maps. Bahkan, untuk usaha yang sudah tercantum, sebagian besar belum mengisi informasi secara lengkap dan menarik, seperti jam buka, nomor HP, atau foto produk. Kondisi inilah yang coba dibenahi melalui pendataan UMKM aktif yang dilanjutkan dengan pendampingan langsung dari para mahasiswa.
Dalam pendampingan tersebut, para pelaku usaha dibantu mulai dari pembuatan titik lokasi terbaru, pembaruan data usaha yang sudah ada, hingga pengunggahan foto-foto produk agar tampilan usaha lebih hidup dan mudah dikenali. Semua langkah ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing UMKM setempat dalam menarik pelanggan baru.
Arif, seorang pelaku UMKM di kelurahan tersebut, mengakui bahwa intervensi ini memberikan dampak nyata. Ia menceritakan bahwa sebelumnya banyak pelanggan mengeluh kesulitan menemukan lokasi tokonya. Namun setelah dibantu memasang penanda di Google Maps, beberapa pembeli mengaku datang karena melihat langsung dari peta. Arif pun menambahkan bahwa ia sebelumnya tidak menyadari Google Maps bisa berfungsi sebagai media promosi, karena selama ini ia mengira aplikasi tersebut hanya dipakai untuk mencari jalan. Kini, dengan informasi yang lengkap, ia baru memahami bahwa platform itu bisa menjadi etalase digital bagi usahanya.
Harapan besar digantungkan pada program ini agar UMKM lokal semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu memperluas pasar. Para mahasiswa KKN 115 Unhas berkeinginan kuat agar dampak kegiatan ini tidak berhenti pada masa tugas mereka saja, melainkan berkelanjutan dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat Bumi Harapan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan