PT Vale Indonesia menegaskan bahwa perseroan tidak terlibat dalam penunjukan program, pengelolaan dana, pemakaian rekening, maupun eksekusi transaksi oleh vendor pada pengadaan ambulans desa yang memakai dana CSR. Pemyataan ini keluar menyusul adanya persoalan dalam pengadaan tersebut. Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communication PT Vale Indonesia Tbk, melalui keterangan tertulis, mengungkapkan bahwa perusahaan menghormati proses hukum yang berjalan dan sepenuhnya mendukung prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola yang baik dalam setiap program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Program pengadaan ambulans itu merupakan bagian dari PPM sektor kesehatan yang berpedoman pada Rencana Induk Program Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) sesuai ketentuan Kementerian ESDM di bidang pemberdayaan masyarakat. Rencana tersebut disusun lewat mekanisme usulan dan kesepakatan dari masyarakat maupun desa yang menjadi penerima manfaat. Inisiatif ini dijalankan sebagai wujud komitmen bersama untuk mendorong kemandirian masyarakat pasca tambang, meningkatkan akses layanan kesehatan, sekaligus sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan penguatan kapasitas warga di daerah.
PT Vale dengan tegas menyatakan tidak memiliki andil dalam penentuan program, pengelolaan dana, penggunaan rekening, maupun pelaksanaan transaksi oleh pihak vendor atau pelaksana pengadaan. Perusahaan juga ikut terkena dampak dari situasi ini, sebab program tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perseroan yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dan telah berjalan berdasarkan mekanisme yang berlaku. Oleh karena itu, PT Vale berharap proses yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan baik, objektif, dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.
Harapan tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, menjaga kepercayaan publik, dan memastikan program-program pemberdayaan tetap berjalan serta memberi manfaat nyata bagi daerah. Sebagai perusahaan yang memegang teguh Good Corporate Governance (GCG), PT Vale terus memperkuat tata kelola dan pengawasan terhadap program sosial agar pelaksanaannya berlangsung secara prudent, transparan, dan akuntabel. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perseroan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional.

Tinggalkan Balasan